Pemimpin studi dr Mark Twardowski dari Western Medical Associates mengatakan kandungan ganja bisa menetap di dalam tubuh untuk masa yang lama mungkin hingga beberapa bulan. Oleh karena itu penting bagi seorang pasien terbuka pada dokter memberitahu sejarah pemakaian ganjanya terutama dengan mkain banyak daerah yang melegalkan pemakaian ganja untuk rekreasi.
Dari 250 pasien dalam studi, sekitar 10 persen mengaku pemakai ganja regular.
Nah ketika pemakaian obat biusnya dibandingkan pasien yang biasa mengonsumsi ganja butuh dua kali lipat dosis obat propofol, 14% lebih banyak dosis obat fentarnyl, dan 20 persen lebih banyak dosis obat midazolam.
Sebagian besar pasien yang diteliti harus menjalani operasi ringan kolonoskopi.
"Jelas fakta bahwa penggunaan ganja mempengaruhi keefektifan dari ketiga obat ini tentu menimbulkan banyak sekali pertanyaan tentang potensi efek pada obat lain seperti penghilang rasa sakit, obat kecemasan, dan sebagainya, kata dr Mark seperti dikutip dari Reuters, Selasa (16/4/2019).
dr Mark mengatakan perlu penelitian lebih lanjut dengan populasi yang lebih besar untuk mengkonfirmasi semua ini.
dr Mark mengatakan perlu penelitian lebih lanjut dengan populasi yang lebih besar untuk mengkonfirmasi semua ini.



Tidak ada komentar:
Posting Komentar